Klik Dapet Duit

Jumat, 30 Januari 2009

Puisi-Puisi Penyair Palestina

TANAH AIRKU
Ibrahim Touqan

Tanah airku
Tanah airku
Kemuliaan dan kecantikan
Keagungan dan kejelitaan
Engkau berada di bukit
Hidup dan penyelamatan
Kegembiraan dan harapan
Engkau berada dalam suasana
Akankah kulihat engkau
Aman dan nyaman
Bersuara dan terhormat
Akankah kulihat engkau
Dalam bayangan
Meraih bintang
Tanah airku
Tanah airku
Pemuda tidak pernah lelah
Tujuan mereka adalah kemerdekaan
Atau mereka mati
Kami akan minum dari kematian
Karena kami tidak akan menjadi hamba bagi musuh
Kami tidak ingin
Kehinaan abadi
Maupun kehidupan menyedihkan
Kami tidak ingin
Tapi kami akan kembali
Kepada kemuliaan
Tanah airku
Tanah airku.


KAMI AKAN KEMBALI
Abu Salma

Demi cintaku Palestina, bagaimana aku dapat tidur
Sedangkan spektrum penyiksaan ada di mataku
Aku menyucikan dunia dengan namamu
Dan jika kamu tidak suka biarkan aku keluar
Aku telah dipelihara perasaan penuh rahasia
Pada hari-hari yang meluncur berbicara tentang
Persekongkolan dengan musuh dan teman-teman.
Demi cintaku Palestina!
Bagaimana aku hidup
Anda jauh dari dataran dan lautan
Di kaki gunung yang dicelup dengan darah
Yang memanggil-manggil diriku
Dan di cakrawala yang muncul mencelup
Menangis di pantai memanggil diriku
Dan aku menangis di telinga waktu
Aliran pelarian yang memanggil diriku
Mereka menjadi asing di negeri sendiri.


MARTIR
Abdelrahim Mahmud

Aku akan membawa jiwaku di tanganku
Dan melemparkannya di lembah kematian
Itu adalah kehidupan yang baik membuat teman senang
Atau kematian yang membuat marah musuh
Yang mulia jiwa manusia mempunyai dua tujuan
Mati atau untuk mencapai segenap impian
Apa arti hidup bila aku tidak tinggal
Takut dan apa yang kumiliki bagi orang lain dilarang
Ketika aku berbicara, semua dunia mendengarkan
Dan suaraku bergema di antara semua orang
Aku bisa melihat kematian, tapi aku terburu-buru
Ini adalah kematian lelaki.


SEBUAH CERITA
Kamal Nasir

Aku akan memberitahu kamu sebuah cerita
Sebuah cerita yang hidup di dalam mimpi manusia
Sebuah cerita yang berasal dari dunia bawah tenda
Dibuat oleh kelaparan dan dihiasi dalam gelap malam
Di negeri saya, dan negeri saya adalah segelintir pengungsi
Dari dua puluh orang terkumpul setengah kilo tepung
Dan menjanjikan sebuah relief ... bingkisan parsel
Ini adalah cerita tentang kelompok penderitaan
Yang berdiri selama sepuluh tahun dalam kelaparan
Menangis dan sekarat
Dalam kesulitan dan hasrat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar