Klik Dapet Duit

Jumat, 30 Januari 2009

Pelaksana

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Gerakan Pemuda (GP) Ansor Provinsi Lampung. Kegiatan ini mendapat dukungan dari Lembaga Penyiaran Televisi lokal “TEGAR TV”, Surat Kabar Harian “LAMPUNG POST”, Plaza Lotus Bandar Lampung dan Rumah Makan “GAJEBOH RESTO” Jl. Yos Sudarso, Sukaraja, Bandar Lampung.

Peserta, Tempat dan Waktu

Peserta kegiatan lomba ini adalah pelajar SLTA dan Mahasiswa baik swasta maupun negeri yang berada di Provinsi Lampung.

Tempat

Tempat kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan di Plaza Lotus, Bandar Lampung.

Waktu

Kegiatan ini akan dilaksanakan pada 7 Februari 2009, pukul 10.00 WIB s.d. selesai.

Pelaksana

Maksud dan Tujuan

Kegiatan ini dimaksudkan untuk menggalang solidaritas sesama umat manusia atas tragedi berdarah serangan Israel terhadap warga Palestina. Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk membangkitkan rasa kemanusiaan, serta menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama terutama di kalangan generasi muda.

Dengan maksud tersebut di atas diharapkan perdamaian di muka bumi dapat tercipta. Tidak ada lagi kekerasan, perselisihan, perkelahian, tawuran, apalagi peperangan. Damai dalam diri kita, damai dalam keluarga, damai dalam lingkungan, dan damai dalam bernegara.

Nama dan Tema Kegiatan

Nama kegiatan ini adalah

“LOMBA MENULIS dan BACA PUISI”

Lomba menulis dan baca puisi ini bertema

“SELAMATKAN PALESTINA”

“SAVE PALESTINE"

Pendahuluan

Perdamaian di muka bumi ini agaknya sulit terwujud. Pertikaian, perkelahian, tawuran bahkan peperangan selalu terjadi di mana-mana. Dengan dalih mencari senjata pembunuh massal, Amerika Serikat bersama sekutu menginvasi Irak. Bahkan hingga hari ini tentara Amerika dan sekutunya masih menduduki Negara Seribu Satu Malam itu.
Peristiwa terakhir yang mengguncang dunia, adalah serangan Israel terhadap warga Palestina di Jalur Gazza, Timur Tengah. Ratusan warga sipil dan anak-anak yang tidak berdosa menjadi martir dan mati sia-sia.
Dunia seakan tersentak, tetapi tidak bisa berbuat apa-apa. Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pun tidak mampu menggalang kekuatan untuk menggagalkan veto Amerika Serikat atas resolusi PBB terhadap serangan Israel tersebut.
Berbagai bentuk kecaman terhadap serangan Israel ke Gaza pun dilakukan. Ada yang berupa aksi unjuk rasa ke kedutaan Amerika Serikat. Ada yang membakar bendera Israel. Bahkan ada kelompok masyarakatyang membuka pendaftaran untuk menjadi tentara sukarela. Mereka bertekad akan melawan zionis Israel dan membela kedaulatan negara Palestina hingga titik darah penghabisan.
Sastra sebagai kontrol sosial, selalu berpihak kepada kebenaran yang teraniaya, tentu punya “mata lain” dalam melihat pembumihangusan Palestina oleh Israel tersebut. Karya sastra sebagai sebuah peristiwa lain, dari suatu momen yang terekam dalam suatu realitas, diharapkan memberi gambaran yang keluar dari lubuk hati.
Puisi mungkin bisa menjadi penyejuk hati bagi siapa saja yang bertikai. Dengan puisi kita bisa menyadarkan betapa pentingnya arti sebuah perdamaian. Dengan puisi kita juga bisa memberi arti sebuah kehidupan. Dan dengan puisi mungkin kita juga bisa memberikan harapan kepada mereka yang sudah putus asa melihat peperangan yang tidak berkesudahan.